Ganjar Matangkan Wacana Penggunaan Bus Listrik Untuk Transportasi Umum

News —Jumat, 22 Oct 2021 22:38
    Bagikan  
Ganjar Matangkan Wacana Penggunaan Bus Listrik Untuk Transportasi Umum
Ganjar Matangkan Wacana Penggunaan Bus Listrik Untuk Transportasi Umum / foto : Istimewa

SEMARANG, DEPOSTMALANG


Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mendorong industri-industri segera melakukan riset dan pengembangan mobil listrik. Saat ini yang sedang dibahas adalah penggunaan bus listrik untuk transportasi umum di Jateng

Hal itu disampaikan Ganjar, saat meninjau pabrik dan serah terima kendaraan listrik buatan Viar Jawa Tengah, di Kawasan Industri BSB, MIjen, Jumat (22/10). Ganjar mengatakan telah berdiskusi dengan berbagai pihak terkait ini.


“Yang kita mau dorong itu mobil. Termasuk di dinas perhubungan kita itu bus. Kita sudah penjajakan dengan bbrp penyedia bus listrik. Sehingga harapan kita bus-bus kota itu mungkin semuanya trans Jateng juga bisa diganti listrik,” katanya.

Baca juga: Resmikan Gedung Menara USM, Mahfud MD Berharap Bisa Bangun SDM Unggul dalam Keilmuan dan Karakter

Baca juga: Game Mobile Legends Menjadi Game eSport Terfavorit di Asia Tenggara

Dalam acara itu, Ganjar melepas ribuan motor listrik buatan Viar di Jateng yang digunakan untuk para driver Grab. Ganjar mengapresiasi langkah transformasi bahan bakar fossil ke listrik yang lebih ramah lingkungan.

“Ini bagian dari spirit bagaimana mentransformasikan motor yang berbahan bakar Fossil pindah ke listrik,” tegas Ganjar.

Di sisi lain, Ganjar yang juga didampingi perwakilan dari Kementerian ESDM tersebut juga mengingatkan agar persiapan transformasi ini dilakukan secara menyeluruh. Terutama terkait pengelolaan limbah baterainya.

“Nah kita harapkan bagaimana cara merecycle yang aman yang tidak membuat limbah B3 dan seterusnya ternyata sudah dipikirkan semua dan sekarang sistemnya sedang dikembangkan, nanti ada semacam tempat untuk riset and development berkaitan dengan baterainya,” ujar Ganjar.

Upaya ini, kata Ganjar, harus didukung penuh. Selain membawa banyak manfaat, juga mengurangi polusi udara yang dihasilkan dari kendaraan berbahan bakar fossil.

“Bagian dari pengibaran bendera revolusi hijau dalam sistem transportasi kita dan ini bagian yang menurut saya luarbiasa, saya akan dukung penuh ini,” tegasnya. (Solikun)

dilansir dari :matajateng.com

Baca juga: Pembelian Club Newcastle United Menyeret Isu HAM

Baca juga: Provinsi Jawa tengah Borong Penghargaan Proklim 2021 dari KLHK

Baca juga: Dapat Gelar Kehormatan ”Mbok Batik” dari Warga Kampung Batik, Mbak Ita Merasa Terharu

Editor: Zaen
    Bagikan  

Berita Terkait